Selasa, 09 April 2013


METODE PEMBELAJARAN RASULULLAH SAW 

Metode Proporsional
Dari Abu Hurairah ra, bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada nabi SAW: “Berilah wasiat kepadaku.” Sabda Nab SAW:”Janganlah mudah marah.” Maka diulanginya permintaan itu beberapa kali. Sabda beliau: “jangan mudah marah.”
(HR. Bukhori).
Refleksi Hadits
            Pengarang kitab Al Ifshah berkat: “boleh jadi Nabi mengetahui laki-laki tersebut sering marang, sehingga nasihat ini ditujukan khusus kepadanya. Rasul sangat memuji orang yang bias menahan amarah. Karena amarah datangnya dari setan.kondisi psikologi manusia ingin selalu mengikuti hawa nafsunya. Dari hadits tersebut nabi SAW memahami psikologi orang yang bertanya. Sehingga rasul menyampikan jawaban nasehat sesuai apa yang ada pada kondisi orang yang bertanya. Metode ini sering disebut dengan metode proporsional yaitu cara menyampaikan informasi sesuai dengan kondisi yang mendapat informasi.[1]

Impementasi dalam Pembelajaran
            Seperti yang sudah terlaksana dalam dunia pendidikan saat ini bahwa sekolah dibuat bervarisi. Desain sekolah disesuaikan dengan berbagai macam karakteristik peserta didik, misalnya jenjang usia, bidang keahlian, kondisi tubuh, kondisi psikologis, bakat, kebutuhan pasar atau industri ebagainya. Tentunya informasi-informasi yang disampaikan dalan setiap sekolah tersebut berbeda.
            Tanpa disadari metode tersebut sudah 14 abad silam dipraktekan oleh nabi kita Muahammad SAW. Tetunya kita tidak perlu ragu lagi karena metode ini pernah doleh nabi dan jika kita mengukutinya maka pembelajaran akan lebih efekktif. Hal ini dapat dilakukan pada berbagai bidang tidak hanya bidang pendidikan. Jika seseorang mendapatkan apa yang sesuai dengan kondisinya maka akan lebih memahami dan mudah untuk mengamalkannya (Al ‘Ied, 2001). Insya Allah



oleh: Ahmad Rifa'i


[1] Al’Ied, Ibnu Daqiq. Syarah Hadits Arba’in Imam Nawawi.(Yogyakarta: Media Hidayah, 2001). Hal 89

Tidak ada komentar:

Posting Komentar