METODE PEMBELAJARAN RASULULLAH SAW
Metode
Proporsional
Dari Abu
Hurairah ra, bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada nabi SAW: “Berilah
wasiat kepadaku.” Sabda Nab SAW:”Janganlah mudah marah.” Maka diulanginya permintaan
itu beberapa kali. Sabda beliau: “jangan mudah marah.”
(HR. Bukhori).
Refleksi
Hadits
Pengarang
kitab Al Ifshah berkat: “boleh jadi Nabi mengetahui laki-laki tersebut sering
marang, sehingga nasihat ini ditujukan khusus kepadanya. Rasul sangat memuji
orang yang bias menahan amarah. Karena amarah datangnya dari setan.kondisi
psikologi manusia ingin selalu mengikuti hawa nafsunya. Dari hadits tersebut
nabi SAW memahami psikologi orang yang bertanya. Sehingga rasul menyampikan
jawaban nasehat sesuai apa yang ada pada kondisi orang yang bertanya. Metode
ini sering disebut dengan metode proporsional yaitu cara menyampaikan informasi
sesuai dengan kondisi yang mendapat informasi.[1]
Impementasi
dalam Pembelajaran
Seperti
yang sudah terlaksana dalam dunia pendidikan saat ini bahwa sekolah dibuat
bervarisi. Desain sekolah disesuaikan dengan berbagai macam karakteristik
peserta didik, misalnya jenjang usia, bidang keahlian, kondisi tubuh, kondisi
psikologis, bakat, kebutuhan pasar atau industri ebagainya. Tentunya
informasi-informasi yang disampaikan dalan setiap sekolah tersebut berbeda.
Tanpa
disadari metode
tersebut sudah 14 abad silam dipraktekan oleh nabi kita Muahammad SAW. Tetunya
kita tidak perlu ragu lagi karena metode ini pernah doleh nabi dan jika kita
mengukutinya maka pembelajaran akan lebih efekktif. Hal ini dapat dilakukan
pada berbagai bidang tidak hanya bidang pendidikan. Jika seseorang mendapatkan
apa yang sesuai dengan kondisinya maka akan lebih memahami dan mudah untuk
mengamalkannya (Al ‘Ied, 2001). Insya Allah
oleh: Ahmad Rifa'i
Tidak ada komentar:
Posting Komentar